Tampilkan postingan dengan label My Family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Family. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Agustus 2011

Di mana dia ?


WHERE’S HE NOW?

Kami tidak bisa menemukan dia di tempat biasanya dia bermain,

Atau mendengar tangisannya yang nyaring, Atau tawanya yang riang gembira.

Atau melihat tatapan matanya yang memohon supaya boleh melakukan apa yang dia inginkan : berhujan-hujan, makan dan minum perjamuan suci di gereja, atau bermain dengan pasir di lereng gunung Kelud di rumah nenek dan buyutnya.

Di mana dia ?

Aku juga tidak bisa lagi memanggulnya di pundakku seperti dulu,

Atau mengajaknya bermain-main ‘lift-lift’ dengan menjadikan punggungku ‘lift’ bagi dia.

Di mana dia?

Kucari dia sewaktu malam hari,

Kutemukan dia sedang tertidur pulas…

Ah, ternyata dia sudah berumur 16 tahun sekarang!

Kami bersyukur dan berterima kasih kepada TUHAN YESUS, yang telah mengaruniakan dia di tengah-tengah kami.

Doa kami, TUHAN YESUS menyertai dia, memberkati dia, kemanapun dia pergi dan apapun yang dia lakukan.

Sekarang, kami ucapkan “SELAMAT ULANG TAHUN KE 16” bagi dia…

Samuel Dimas S, putra kami.

Sidoarjo, 7 Agustus 2011


Yosafat Agus S. & Susana Suprihatin

Kutulis di wall FACEBOOKnya :

You have always made us proud. Our blessings and support are always with you. May God bless you with all you desire in life. Happy Birthday Son. Enjoy your special day.

Rabu, 27 Juli 2011

17 tahun silam


27 Juli 1994...

Aku dan engkau duduk bersimpuh di depan altar gereja kita...
setelah menerima siraman Sabda-Nya,
yang menyatakan semua kebaikan dan cinta kasih-Nya...

kita berlutut di depan hamba-Nya,
yang berdoa bagi kita...
juga,
di tengah alunan doa seluruh anggota jemaat
yang hadir waktu itu,
mendoakan kita berdua...

hatiku dan hatimu,
kuyakin sama,
menyatu, berseru kepada-Nya,
memohon pertolongan dan penyertaan-Nya
untuk melewati hari-hari yang penuh tantangan
yang terbentang di depan kita...

Kini,
setelah 17 tahun berlalu,
kutetap yakin,
hatimu dan hatiku tetap satu
dan melagukan doa-doa yang sama,

bukan karena kekuatan kita,
bukan karena kemampuan kita,
bukan karena cinta kita,
namun karena cinta kasih-Nya yang abadi,
yang terus menyirami kita berdua...
dan karunia-Nya yang terindah bagi kita,
putra kita yang kini berusia 16 tahun...

Tidak ada yang bisa kuungkapkan,
kata-kata ini terasa kaku,
laguku terhenti karena dadaku penuh dengan rasa terima kasih...

kepadamu, istriku,
kepadamu, anakku,
kepada-Mu, TUHANku!

penyertaan kalian bertiga,
sangat kubutuhkan,
hingga akhir hayatku...






Surabaya, 27 Juli 2011