Tampilkan postingan dengan label Makanan Favorit Ngunut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makanan Favorit Ngunut. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 April 2011

Penjual es dawet

Ada seorang penjual es dawet yang sering berjualan di dekat sekolah SD ku. Dia seorang bapak tua, dan mendorong gerobak esnya.

Yang paling kusukai waktu beli es cendol ini, selalu ada gula manis (gula Jawa - gula aren), yang kubiarkan ada di dasar gelas, dan kuminum terakhir kali!



Beberapa tahun berselang, bapak ini meninggal dunia, dan usahanya dilanjutkan oleh putranya. Cara minumku - ya sama! Kuminum bagian atas, dan gula (bhs. Jawa = juruh)nya kuminum terakhir!

Minggu, 27 Maret 2011

Pabrik Kacang di Ngunut (1975-1980an)

Di Ngunut, ada beberapa home industri yang memproduksi 'pabrik kacang shanghai' (begitu kami menyebutnya). Banyak merk-merk terkenal. Dan, salah seorang tetanggaku (beberapa rumah dari rumahku, ke kanan) juga menggoreng kacang2 itu setiap hari.

Mereka mempunyai beberapa karyawan yang bekerja di sana. Sepulang sekolah (SD), sering aku main ke sana - sebab anak pemilik rumah itu adalah temanku bernama Agus Wahyudi (biasa kami panggil Nyo Bie)...

Dan, sambil menyaksikan para pekerja yang menggoreng kacang2 itu, kadang kami mendapat beberapa rejeki - yang kami harapkan ha ha ha - berupa kacang sanghai gratis, dan bukan kacang yang dalam kondisi baik, bisa dijual. Yang kami terima dan makan dengan bebas adalah kacang yang 'rusak-tergabung-jadi-satu'... jadi besarrrr sebab kacang2 itu berlekatan satu sama lainnya.

No problem... yang penting - - - kacang gratis!

Dan... salah satu pabrik itu ada di WIKIMAP!



Contoh : Kacang Shanghai - atau Kacang Atom



Gambar diambil dari : INDONESIAN FOOD MART DOT COM.

Jumat, 25 Maret 2011

Sego Bantingan Perdana -

Temukan artikel ini di TULUNGAGUNG DOT GO DOT ID

Kalau di Jogja ada Sego Kucing, di Tulungagung, tepatnya di Ngunut, juga ada makanan yang hampir serupa, Sego Bantingan (Smackdown Rice :D) namanya. Saya sendiri tidak tahu, kenapa dinamakan demikian, mungkin porsinya yang kecil, dan biasa dilempar-lempar ke keranjang jualan.



Tapi yang pasti, rasanya sangat cocok di lidah. Padahal, isinya hanya sekepal nasi dan beberapa sendok sambal goreng.

Silakan dicoba sendiri, datang saja ke Pacitan Lingkungan III, Desa Ngunut. Tepatnya, pertigaan traffic pasar Ngunut ke selatan, sebelum SPPBE Gangsar belok kiri ke jalan menuju bekas Bioskop Perdana. Di sana masih ada beberapa warung kopi yang juga jualan Sego Bantingan.

Malam hari, nongkrong di warung sambil mendengarkan obrolan ringan para bapak-bapak, disertai Sego Bantingan dan secangkir kopi, sejenak seperti lupa akan masalah yang ada di pikiran, orang bilang "[I]nyamleng banget[/I]".

Harganya murah, cuma dua ribu per bungkus. Buat saya, satu bungkus itu kurang, dua bungkus cukup, tiga bungkus mau tapi malu :D.

Lokasi:

Kamis, 13 Januari 2011

Rawon-Tuminah (Kidul Stasiun)

Nah, rawon ini sangat terkenal di desa Ngunut, letakkan dekat sekolahku SD Ngunut III, dan dekat stasiun kereta api.

Biasanya jam istirahat, aku dan anak-anak lain sering beli nasi rawon di sini. Kadang lauknya daging empal... sedaph...

Minggu, 09 Januari 2011

Soto Daging-Masraf

Hmmmm . . . baunya sedaph....

Sate Kambing-Surip

Sate kambing ini sangat terkenal di kota Ngunut.

Sego Bungkus-Beguk

Nah, ini aku yg agak lupa-lupa-ingat...

Pecele-Mbah Usrek

Pecel.... hmmm semua orang tahu deh...

Jenang-Dawet Sor Ringin

Jenang ini terbuat dari tepung beras yang diproses. Trus dilengkapi dengan dawet, dan jenang dari ketan hitam. Selain diberi santan, juga diberi gula cair (= juruh - bhs. Jawa) dan dimakan di dalam satu mangkok.

Biasanya, pulang sekolah (SD) aku beli jenang ini...

Gatot-Mbak Djiah

Gatot adalah makanan berbahan dasar ketela pohon yang mengalami proses khusus.

Gatot-Mbak Djiah

Gatot adalah makanan berbahan dasar ketela pohon yang mengalami proses khusus.

Punten-Kuning

Punten, adalah sejenis nasi tapi yang diolah dengan cara lain. Dan, biasanya dimakan dengan pecel. Jadi, saya ingat ini namanya 'Pecel Punten'....

Sedaphhhh

Sumpil (Mamahe Gempur)

Sumpil berbentuk sayur lodeh, yang dilengkapi dengan lontong (sejenis lontong), kemudian ditaburi dengan gilingan / bubuk kacang .... dan biasanya dimakan di atas piring dari daun pisang.

Arghhh enaknya...

Bakso pak Bakar

Penjual bakso ini berjualan sore hari, dengan mendorong gerobaknya. Yang kuingat, rasa baksonya sangat enak, dan gorengannya juga gurih. Di mana dia sekarang berada?

Anda, warga Ngunut yang punya kenangan tentang bakso pak Bakar, silakan komen di sini...